Amitriptilin
amitriptyline
Ringkasan Singkat
Obat antidepresan trisiklik yang efektif namun saat ini lebih sering digunakan dalam dosis rendah untuk manajemen nyeri kronis dan pencegahan migrain.
Amitriptilin adalah antidepresan trisiklik (TCA) yang diperkenalkan pada tahun 1961. Ia bekerja sebagai penghambat reuptake serotonin dan norepinefrin yang kuat, sehingga meningkatkan ketersediaan neurotransmiter ini di otak. Meskipun sangat efektif untuk depresi berat, amitriptilin memiliki efek samping yang signifikan karena sifat antihistamin, antikolinergik, dan pemblokiran adrenoreseptor, yang dapat menyebabkan mulut kering, pandangan kabur, sedasi, dan risiko toksisitas pada overdosis.
Seiring munculnya SSRI yang lebih aman, penggunaan amitriptilin sebagai pengobatan lini pertama untuk depresi telah menurun. Namun, obat ini tetap menjadi pilihan utama untuk pengobatan nyeri neuropatik, profilaksis migrain, dan gangguan tidur tertentu dalam dosis rendah. Di beberapa negara, amitriptilin juga tersedia dalam kombinasi dengan obat anxiolytic atau antipsikotik untuk kondisi tertentu. Nama dagang yang populer di Amerika Serikat adalah Elavil.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Stahl, S. M. (2013). Stahl's Essential Psychopharmacology.
- Baldessarini, R. J. (2013). Chemotherapy in Psychiatry.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.